Pada akhirnya kita bertemu kembali. Setelah beberapa bulan sebelumnya kita sibuk merancang harap pada sebuah pertemuan. Kita pula yang merancang jeda untuk menyulam rindu-rindu di sudut kamar. Kendatinya tak kuasa yang berakhir pada pertemuan kecil yang kadang menanamkan luka pada sudut mata.