Random Talk
Random (1)

Ya ini salah satu postingan absurd. Sebenernya banyak bahan yang bisa aku posting supaya lebih bermutu. Tapi lagi gak mood. Entah kenapa dari dulu bisa pagi bahagia eh siang udah bete, sore bahagia lagi, malam bisa bete lagi. Begitu terus. Sampe kadang suka kesel sama diri sendiri. Yah aku curhat. Tapi aku kayaknya memang mau curhat. Eh gak deng. Eh iya deng. Eh btw ada yang tau imbuhan kata 'deng' gak sih.

Mau curhat apa vid?

Apa ya?

Gatau.

Dih galau!

Yalord aku gak jelas banget ya. Ini mungkin berpengaruh sama uang makan yang tidak kunjung datang, bahkan tunjangan yang dinanti tak segera menghiasi saldo rekening BNI daku. Katanya sistemnya belum siap. Katanya karena kenaikan gaji jadi ada masalah. Ya udah sabar. Proyek juga gajelas. Sedih. Sedih. Berdoa. Eh tiba-tiba di chat kalo jadi dan kalo bisa selesai minggu depan. Wah bahagia sekali. Wah seminggu lagi. Wah.

Tapi harusnya ngerjain cuma yaitu malah nulis random begini. Yah jikalau nanti aku jadi jarang post, yaitu karena aku sedang menjalankan kewajibanku sebagai buruh harian lepas.

Tapi kadang emang gitu ya. Padahal ada niatan mau baikin blog ini atas saran dari Dinda sama Zeta. Tapi ya musti pending. Banyak list-list yang musti pending.

 

Pernah suatu ketika aku puter lagu Dialog Dini Hari, Payung Teduh, Float, Sore, Ingrid, dan sebagainya. Terus dimarahi Udin, diganti lagu Noah. Si arita denger lagu Mama - Exo, pake headset, karena setiap karoke dia dengernya lagu itu jadi tau beberapa part openingnya sama reffnya, tapi sekarang udah lupa. Time flies. Udin listening lagu Payung Teduh, dia bilang dia sekarang suka, tapi masih Payung Teduh doang, ini kayaknya kurang lama dia di Jakarta. Arita juga suka lagu indie sekarang, dia udah lupa sama bangsa korea lagi. Dinda juga listening lagu Sore - Ssst, wah aku suka banget. Aku mau goyang.

Bukan, aku bukan mau membahas mereka yang suka musik indie, karena musik itu emang tergantung selera, dan itu tergantung telinga, dan itu tergantung kebiasaan, bisa jadi tergantung lingkungan atau gaya hidup. Aku mau bahas gimana aku pertama kali suka sama lagu indie.

Aku gak dari orok didengerin lagu mahal. Pas kecil aku layaknya anak kecil yang mengidolakan Meisy, Trio kwek-kwek, dan Cindy Cenora. Pas SDaku dengernya lagu band sama penyanyi era 90'an. Top track ku Sheila On 7, Padi, Flanlla, Frank Sinatra, Iwan Fals, Gombloh, dll. Atau lagu golden ways kayak lagu  'sad movies always make me cry'. Ini keikut Bapak sama Kakak aku yang udah ABG. Bahkan pas SMPaku pernah dengerin lagu kangen band. Terus pas SMA aku gak sebegitu suka denger lagu. Kurang enak menurutku. Atau belum ketemu yang pas aja. Dan pas kuliah aku baru suka denger lagu lagi.

Pertama banget yang aku dengerin lagu dari ERK, terus ke Sore, terus ke The Adams, terus ke Angsa dan Serigala, terus ke Stars and Rabbit, terus ke yang lain-lainnya. Aku bukan orang yang hype sih. Sekedar denger lagu. Gak hapal sama liriknya, siapa penyanyinya, ya pokoknya gitu dah. Aku cuma suka. Musiknya enak. Aku mau goyang. Kayak kenek angkot yang ketemu lagu dangdut.

Aku gak mau jadi hipster sih apalagi mainstream yaudah sih itu aja awal alasannya. Terus keterusan. Sumpah aku bukan mau mengkotak-kotakan musik. Aku adalah penggemar musik yang enak di denger. Musik band Ungu aku gak suka bukan karena menurutku alay tapi karena buat aku lagunya gak enak di denger. Lagu yang dulu sering aku dengerin juga Cinta Dalam Hati, tapi kesininya itu lagu kok mewek banget ya, tiap denger bawaannya mau sedih aja padahal pacaran waktu itu belum pernah, suka sama orang juga belum pernah. Yaudah skip lah.

Tapi ini semacam temakan karma atau apa. Aku yang dulu gak suka selena gomez karena mukanya aneh menurut ku, dan aku pernah bilang ke Dinda 'Din aku gak suka lagunya selena gomez yang ini' waktu itu lagunya what the heart wants. Walaupun aku sampe sekarang gak suka lagunya, tapi pas Selena keluarin lagu Same Old Love, aku jadi suka, seterusnya aku suka.

Bentar lagi ada penyanyi yang aku suka terus mau konser di Samarinda. Gak ada uang. Mau nonton. Gak ada temen. Mau lihat. Aku galau. Yalord aku galau.

Sebenernya ini kok gak ada faedahnya banget. Yaudah bye!