Ini pertama kalinya aku bikin review satu film dalam satu post. Wow. Sebenernya karena aku udah prediksi kalo bulan ini bakalan cuma nonton satu film ini aja. Sebenernya mau nonton film IT tapi waktu dan tempat belum dipersilahkan.
Film ini merupakan kelanjutan dari film sebelumnya yang berjudul Kingsman: The Secret Service. Jadi akan lebih baik kalo kalian nonton film sebelumnya terlebih dahulu, supaya kalian gak bengong di Bioskop. Film pertamanya di tahun 2014 sangat bagus menurut aku, jadi ini bikin semacam harapan berlebih ke film yang kedua. Apakah harapan aku terbalaskan? Sayang tidak, aku kecewa di 3/4 filmnya. Ada yang bilang kalo film ini gak perlu dipikirin cuma perlu dinikmatin. Yah entah kenapa pas nonton otak aku lagi dalam kondisi yang bagus jadi aku gak bisa gak mikir.
Btw ini kayaknya aku bakal spoiler,
Bagian awal aja aku sudah dibikin jengkel sama ledakan misil ke setiap markas Kingsman yang mana kita musti kehilangan agen Roxy. Padahal di film pertama aku suka sama tokoh ini. Ini sama kayak serial tv SHIELD yang tiba-tiba markasnya hancur, banyak penghianat, agennya matian, dan agen Ward ternyata Hydra. Dan banyak bagian alaynya sih, seperti kisah cinta, cara bikin ingatan Galahad senior kembali, cara bikin ingatan Whiskey kembali, kejadian di bar, dan banyak lagi. Terus pas bagian di tempat bowling juga kurang modal, entah sengaja apa enggak tapi kayak animasi film Indosiar gitu, walaupun pas adegan kelainya sudah jago.
Well film ini menurut aku bener-bener lebih bagusan yang pertama. Mungkin karena di film pertama, kita baru diperkenalkan tentang Kingsman – agen rahasia, jadi masih banyak yang kita baru tahu dan suka. Dan cerita yang dikulik lebih banyak. Sebenernya ceritanya ada kok, cuma entah kenapa ceritanya gak ngena, dan kayak dipaksain, jatuhnya ke alay.
Bukan berarti aku gak nikmatin banget film ini. Lucu kok. Aku ketawa. Cuma plot yang berantakan bikin ceritanya cuma lewat gitu-gitu aja. Cerita Galahad yang masih hidup, lupa ingatan, dan kembali ingatannya, bikin aku geli. Aku suka berharap tokoh yang aku suka bisa hidup lagi seperti tokoh Quick Silver di film Avengers yang aku harap bisa hidup lagi pake program TAHITI, tapi cerita kembalinya Galahad yang kurang kuat bikin ini super-super mengganggu. Dan Whiskey yang sadar terus tiba-tiba ingat terus alasan berkhianat juga gak kuat, yang ada cuma cerita yang super dipaksakan.
Kekesalan ketiga ketika Merlin meledak. Sama ketika pas Roxy meledak. Hatiku juga meledak. Aku gak terima. Aku harap Kingsman bisa bergabung sama SHIELD supaya dua agen ini dihidupkan kembali pake program TAHITI. Lagian pengacaranya Poppy aja gak pake alat apa-apa bisa selamat sampe markas The Circle, tapi agen-agen yang pake alat-alat super malah gagal. Kan kesel.
Bagian yang paling diingat mungkin waktu agen Tequila dibekukan. Atau yang paling nyelamatin sih tokoh Poppy. Adegan-adegan perkelahian dibagian akhir juga oke sekali. Dan Elton yang luar biasa tiba-tiba jadi kuat. Soundtracknya. Komedinya. Film ini masih bisa dinikmatin kok apalagi nontonnya sambil senderan sama pacar.