Books
Double Down (Diary of a Wimpy Kid #11) - Jeff Kinney

Buku kesebelas dari serial Diary of a Wimpy Kid garapan Jeff Kenny adalah buku pertama yang aku punya dari serial ini. Selama tujuh tahun aku kepingin beli, tapi harganya mahal dan aku emang mau beli yang versi bahasa Inggris tapi gatau belinya dimana. Aku cupu. Apalagi tujuh tahun yang lalu aku gak tau gimana cara pake internet. Sedih ya. Tapi akhirnya aku punya salah satu bukunya dan ini versi hardcover dengan harga diskon. Bahagianya aku. Berbekal dari nonton filmnya aku yakin masih bisa ngikutin buku ini walaupun jaraknya jauh banget. Dan ternyata emang ini buku yang gak perlu takut gak paham karena gak baca dari pertama. Kayak kamu baru pertama kali baca komik Doraemon di volume 459, kamu bisa langsung tau oh Giant sama Suneo suka jahilin Nobita, Nobita suka Shizuka tapi selalu worry sama Deikisugi. Begitulah.

Kalo ditanya apa aku pingin ngumpulin semua serialnya. Jawabannya adalah : 'YA!' ya ini pake huruf besar dan tanda seru. Tapi sayang karena mahal jadi gak jadi. Sebenernya aku gak terlalu tertarik sama filmnya. Tapi kenapa tetep beli ya? Hmm mungkin karena panutan hidup ku dulu ngerekomendasikan buku ini. Dan emang bener dia dijadikan panutan hidup karena aku suka. Banyak yang bilang ini novel Jeff Kinney yang gagal, selera humornya sudah hilang, dan aku sih masih bisa ketawa dan nikmatin novel ini. Walaupun aku setuju ada yang bilang 'It has a poorly written plot'. Soalnya emang gak ada plot yang jelas. Kayak bener-bener baca Diarynya anak laki. Aku pikir emang gitu model ceritanya soalnya aku kan gak ngikutin dari awal tapi bagi yang ngikutin dari awal mereka bilang novel ini buruk banget, gak ada plot dan gak lucu sama sekali. Walaupun bagiku lucu.

Sebenernya yang agak ganjel di sipnosis. Aku sendiri gak tertarik baca sipnosisnya. Dan tentang 'Bag of Gummy Worms' itukan diakhir ya dan gak terlalu banyak partnya, soalnya aku ngerasa yang cerita lain ada yang lebih seru.

Aku gak mau spoiler cuma yaitu pas baca aku kok ngerasa Jeff Kinney terinspirasi dari aku atau kalo ini pengalaman pribadinya mungkin kita punya pengalaman yang sama. Di cerita pertamanya, Greg mikir kalo bisa jadi hidupnya diam-diam di awasi, di syuting dan masuk tv acara reality show entah tv manusia atau alien, yang jelas gara-gara itu dia suka bertindak aneh, seperti ngasih respon ke kamera padahal gak ada kameranya, tiap apa yang dia lakuin harus semenarik mungkin supaya 'penonton' bisa tertarik. Pokoknya gitu. Dan aku pernah begitu. Ada masa-masa dimana aku mikir 'Wah jangan-jangan aku diam-diam di awasi sama kamera kayak di reality show semacam Katakan Cinta.' Gara-gara itu suka bersikap konyol yang kalo diingat bisa ketawa sendiri. Suka drama. Suka sengaja kalo mikir diomongin gitu biar kalo ada penonton beneran bisa kedengeran. Kalo dimarahin atau ditanyain musti gitu ngasih ekspresi yang lebay supaya penontonnya gak bosen. Yah well itu wajar ya, bahkan bule aja kepikiran buat diangkat jadi novel.

 

My parents are always saying the world doesn't revolve me, but sometimes I wonder if it actually DOES.

When I was a little kid, I saw this movie about a man whose whole life is secretly being filmed for a TV show. This guy is famous all over the world, and he doesn't Know it.

Well, ever since I saw that movie, I've kind of figured the same thing is probably happening to ME.

 

Sebenernya Greg ni pinter pake otak kanan. Daya imajinasinya keren. Cuma namanya anak kecil masih belum ketemu passionnya. Lah jangankan anak kecil. Aku aja bingung masih.

'Mau apa sih kamu pid?'

'Kagak tau.'

 

I've been lied to so much over the years, it could take me the rest of my life to figure out what's true and what's not.

In the meantime, I'm not taking any chances.