Foods
Street Food : Takoyaki

Postinganku sebelumnya memang banyak soal skin care, make up, hair care, yang sebenernya aku gak bisa make up dan aku malas banget ngerawat diri. Seperti malam ini, aku punya rencana buat maskeran tapi kok males banget dan sekarang udah kemalaman. Nah jadi bukan karena aku beberapa kali review kosmetik terus blog aku isinya kosmetik semua. Enggak. Blog ini isinya suka-suka aku. Dan berhubung yang baca blog ini cuma kakak aku, pacar aku, dan temen-temen deket aku jadi ya aku bakal posting suka-suka aku (Hahaha). Sekarang aku mau posting soal jajanan yang aku suka setelah cireng yaitu takoyaki. Takoyaki adalah makanan jepang yang tako berarti gurita dan yaki artinya panggang. Takoyaki itu adonan tepung terigu sama telur (dll, kalian searching aja sendiri bahan-bahannya di internet) dan di masak di pan takoyaki yang bentuknya setengah bulat terus dikasih isian dalamnya seperti sayuran, gurita atau keju. 

Aku biasanya beli takoyaki yang isinya crab, beef, chicken atau cheese. Aku belum berani buat nyoba yang isinya gurita. Gurita kan biar sudah dipotong masih bisa gerak-gerak. Tapi suatu saat aku akan beli yang isinya gurita, dan aku kasih ke Arita (btw Arita itu temen ku yang suka banget sama hewan berlendir, bahkan dia pernah minta kado keong dari Koba waktu hari ulang tahunnya).

Pertama kali aku nyoba takoyaki itu waktu ada bunkasai di taman budaya. Dan setelah itu aku ketagihan, tapi di Samarinda belum ada yang jual takoyaki (yang aku tau). Dan setelah dua atau tiga tahun aku baru menemukan penjual takoyaki di lantai ground Samarinda Square dan ini satu-satunya alasan aku ke Samarinda Square selama ini. Harganya lumayan mahal buat empat bulat adonan tepung yang dikasih isian kecil yaitu 16.000. Tapi setimpal sama rasanya. Oh ya aku suka makan disini karena dia ngasih semacam voucher stamp yang kalo sudah terisi sepuluh kita bisa dapat free 1 box takoyaki.

Oh iya akhir-akhir ini suda banyak yang jualan takoyaki, entah kalo cuma ada event food bazar aja atau yang memang ada kedainya. Cuma aku masih jatuh hati takoyaki di Samarinda Square sih. Soalnya pernah nyoba ditempat lain, ada yang adonannya lengket dan kerasa belum matang, ada juga yang kemanisan. Sudah segini aja postingan ku kali ini soalnya katanya postingan ku kepanjangan