Memasuki bulan ramadhan yang penuh berkah, banyak orang yang mengadakan kegiatan buka bersama atau buka bareng atau disingkat bukber. Bukber temen sma kelas satu, bukber sma kelas dua, bukber sma kelas tiga, bukber smp, bukber sd, bukber tk, bukber komunitas, bukber temen kantor, bukber les primagama, bukber temen baru kenal, bukber bareng pacar, dan bukber-bukber lainnya. Yah itu kebiasaan banyak orang kecuali aku. Hampir dibilang aku jarang banget datang ke acara bukber, alasan pertama karena gak ada tebengan, alasan kedua karena gak ada yang ajak.
Nah, jumat kemarin karena jalan pulang banjir, karena gak ada yang jemput, karena kelamaan benerin koding temen yang lagi fight skripsi, akhirnya aku harus buka puasa di luar. Mencari tempat makan di saat detik-detik menjelang azan maghrib itu susahnya kayak nyari jalan Samarinda yang gak banjir pas hujan deres. Akhirya cuma makan risoles di masjid dan nunggu sekiranya tempat-tempat makan udah mulai sepi. Berbekal aplikasi keren yaitu 'FeedMe', kami (aku dan dua temanku) memutuskan untuk mencoba makan di Kedai Dimsum.
Kedai Dimsum ini sudah berdiri dari tahun 2014 akhir, berlokasi di Jl. Perjuangan. Tempatnya sih gak terlalu besar kira-kira cuma ada sepuluhan meja aja. Kalo untuk dekorasinya sih oke, aku suka pajangannya, di belakang juga ada photobooth gitu. Cuma waktu aku datang kemarin habis hujan jadi lantainya basah gitu. Tempatnya outdoor, dan atapnya kayaknya dari siring kayu gitu jadi berasa kalo pas makan hujan pasti kena tampias. Jadi usahakan kalo mau datang jangan pas lagi hujan atau mau hujan.
Kalo soal menu selain dimsum dengan berbagai varian mereka juga menyajikan makanan berat seperti tomyam, spageti, rice bowl, mini suki, dan masih banyak lagi, bahkan setiap bulan mereka membuat menu baru. Kalian bisa stalking di instagramnya dimsum_smd. Dan kemarin karena aku bertiga jadi aku pesan paket bertiga yang isinya dua dimsum, satu fish ball, chicken steak, dua hidangan yang bisa dipilih antara tomyam, spageti, dan rice bowl, dan minumnya tiga ice tea.
Untuk dimsum, aku pilih hokkian kombinasi dan temanku pilih siomay udang. Untuk hidangan lainnya kami pilih spageti dan black pepper rice bowl.
Jujur aja review ku disini bakal jelek banget karena aku belum pernah ngerasain dimsum selain dimsum kemasan yang dibekukan. Dan menurut aku dimsum dari kedai dimsum gak buruk. Mungkin aku agak terganggu sama aroma dari bamboo steamer atau alat kukus bambu tapi kalo aku kesampingkan aromanya, rasa dimsumnya gak mengecewakan. Aku sih lebih suka hokkian tapi siomaynya juga enak. Kekurangan dari hokkian, kulitnya lengket sama kertas alasnya jadi susah buat di ambil. Untuk fish ball, ya seperti bakso ikan digoreng gitu. Aku sih karena memang suka banget sama jajanan seperti ini jadi suka sama dimsum dan fish ballnya.
Lanjut ke hidangan kedua yaitu spageti. Jujur lagi nih, aku kurang suka spageti. Mending makan mi burung dara, mi goreng lamongan bahkan mi indomi daripada spageti. Tapi berdasarkan pendapat temanku, rasa spagetinya enak. Kalo menurut aku rasanya hampir sama seperti spageti di KFC minus irisan ayam.

Untuk hidangan ke dua yaitu black pepper rice bowl, kata temanku hidangan ini paling enak. Kalo menurutku rasanya lumayan mirip sama bistik ayam, tapi bukan berarti gak enak. Ini enak, nasinya gak keras gak juga lembek, sayurannya juga bisa di makan.

Terakhir adalah steak ayam. Steak ayam disini gak pakai tepung, jadi jangan takut tepungnya tebel sedangkan daginnya seiris tipis aja. Dan gak pakai nasi jadi buat perut Indonesia yang belum kenyang kalo belum makan nasi ya mungkin bisa nambah rice bowl. Jangan takut ayamnya alot atau ada bagain gak matang di dalamnya. Kalo soal rasa sih menurut aku lumayan, bukan yang enak banget atau gak enak.

Paket bertiga ini harganya 90.000 jadi satu orang habisnya 30.000 dengan masing-masing mendapat satu hokkian, satu siomay, satu fish ball, satu ice tea, dan satu hidangan utama. Worthy gak sih harga segitu dengan hidangan segitu? Kalo menurut ku sih worthy. Kalo soal kenyang atau enggak, aku gak bisa nilai karena aku makan bareng dua pria yang bisa makan dua piring nasi dalam satu waktu. Tapi in my humble opinion, kedai dimsum layak kamu coba dan harganya bisa dijangkau buat kalangan mahasiswa pas-pasan (kayak aku)